Postingan

kedai kopi

duduk sebentar - sepertinya sore ini cukup mendukung untuk menertawakan aku yang sedang berdiam seorang diri diantara sepasang tempat duduk yang saling berisi pengunjung, berisik yang ini aku maklumi karena aku suka dengan tempatnya, suka suasana tempatnya, begini tempatnya; kedai kopi di antara pedasaan daratan tinggi yang sejuk, tempat dudukku sekarang dibalik jendela panjang yang memperlihatkan hamparan petak sawah hijau dengan bebek putih lalu lalang yang cantik, suasana awan mendung tapi sepertinya di daerah kota sana sedang cerah, aku mampu melihat dari jauh laut selat Bali yang bengitu luas, tumbuhan hijau disekitar mampu menjadi nilai teduh yang membuat aku semakin betah, aku sudah duduk disini sekitar 3 jam, tapi minumam dan dessert yang aku pesan masih 2 kali aku sentuh, bukannya tidak enak tapi lagi-lagi aku sibuk bengong dan berpura-pura sibuk di depan ipadku. aku memesan creme brulee yang betulan lembut sampai mulut sesuai dengan recomendasi waiters, rasanya yaa enak. juga ku pesan flat white yang tadi ku tanya rasanya gimana, aku menangkap dia juga kebingungan menjelaskan kepadaku, tapi aku pesan saja dan sama saja aku juga bingung mendeskripsikan kopi ini rasanya gimana. haha

ada bagian-bagian yang bisa membuat aku tertawa kecil, hal-hal konyol seperti terlihat seorang pengunjung hampir terjatuh karena terpeleset, barangkali tetangga yang rumahnya dekat kedai tetiba menawarkan Duren, dua anak kecil berlarian aku sih nunggu dia terjatuh lalu nangis, agak gemesh karena keganggu, lalu barangkali Sop para semua waiters disini menyapa setiap pengunjung utuk kompak menyapanya ketika mulai muncul terlihat di pintu kedai, tapi masalahnya yang dia spontan sapa keras adalah pengungjung lama yang keluar lalu masuk lagi :D seketika heboh mungkin sedikit malu.

aku jatuh cinta dengan kedai ini, sebagaimana aku akan membawa orang-orang yang berarti di hidup aku ke tempat ini. barangkali obrolan kita menjadi penenang bagi pandanganku yang sinis dengan dunia. melahirkan obrolan seru untuk merangkai planing, memotret moment, membingkainya menjadi kenangan manis.

sudah, minum dan makananku sudah habis.







Posting Komentar

Tinggalkan jejak disini :)
Posting Komentar