aku tagih mati-matian janjiNya. aku tagih mati-matian janjiNya beribu katanya, aku sebut lirih. mengguncang bahu sudah tak tahan. marah pasrah yang tak mampu di bendung kelopak ma…
mengulang-ulang kata percuma mengulang-ulang kata percuma, sangkaku dan sangkalmu, beriringan kaku, tak, akan bisa cair bersama waktu? bersisihan rapi berwarna putih di sisi muk…
yang seharusnya tidak tenggelam yang seharusnya tidak tenggelam, Fajar : ini untuk kamu, yang memilih kokoh di antara himpitan hancur. yang memilih bertahan, yang percaya ujungnya…
suaramu jalan pulang yang kukenali suaramu jalan pulang yang kukenali, sayup-sayup nyaman timbul begitu saja, aku singkirkan tafsiran puisi cengeng. kau, puisi-puisi ambis, yang berte…
Diam-diam. diam tidak? diam-diam aku selalu meminta, dengan memaksa dengan merengek dengan, denganmu selalu terlihat aku, di bola matamu.