suaramu jalan pulang yang kukenali

 suaramu jalan pulang yang kukenali,



sayup-sayup nyaman timbul begitu saja,
aku singkirkan tafsiran puisi cengeng.

kau, puisi-puisi ambis, yang bertemu tidak sengaja.

namun, berpisah dengan sengaja.














Posting Komentar

Tinggalkan jejak disini :)
Posting Komentar