mengulang-ulang kata percuma

mengulang-ulang kata percuma,

sangkaku dan sangkalmu, beriringan kaku,

tak, akan bisa cair bersama waktu? 


bersisihan rapi berwarna putih di sisi muka, hitam di sisi luka.

bodoh, 

kau memeluk pikiranku dengan sigap–sial aku terjatuh.

















Posting Komentar

Tinggalkan jejak disini :)
Posting Komentar